Magang The Series : Flight 14 - Cozy, Attitude, Skill

Walaupun ini hari ke 14 magang, tapi sebenernya sudah memasuki minggu ke 4. Yup tanggal 10 Agustus 2015. Hari ini entah kenapa aku bersemangat magang, bangun pagi sekali jam 4.44 (walaupun tidur lagi dan bangun jam 6.30 :p). Tapi makin lama emang makin betah juga sih, udah kenal beberapa warga kantor juga. Di kantor ga cuma duduk dengerin penjelasan dosen, lebih ke beraktivitas mengerjakan sesuatu yang mana kita bisa ambil lebih ilmunya dalam dunia perkantoran seperti membuat kopi dengan gulanya 2,5 sendok saja, ataupun mencuri-curi waktu untuk mendownload beberapa film daaaaan yang lainnyaaaaa adalaaaaah.... *plak ngawur.

Tujuanku magang disini awalnya cuma 'Ah formalitas doang' apalagi karena aku males juga cari tempat-tempat magang. Pengennya ngikut temen aja gimana gitu dan dapetnya disini yaudah jalanin aja. Tapi seperti yang dari hari pertama aku kira-kira. Awalnya yang inginnya cuma 1 bulan magang disini, lama-lama ingin disini terus. Tentu saja bukan karena pembimbingnya yang cantik loh ya :3

Waktu tadi ditanyain ama Mba Mona :
M : "Kalian magang sampai kapan tho?"
R : "Wah ga tau mba gajelas pokoknya sampai akhir Agustus aja"
M : "Waktu ke sini dibilangnya berapa bulan?"
R : "Dari Angkasapuranya sih terserah jurusan Mba"
M : "Lah dari jurusannya berapa bulan?"
R : "Bebas sih, tapi range-range annya Juli - Agustus paling akhir Agustus sih. Emang kenapa Mba?"
M : "Kalo aku sih dulu yang penting 1 bulan de, terserah yang penting 1 Semester itu ambil magang 1 Bulan"
R : "Yaelah Mba bandingin sama *piiip ya beda hahaha. Kalo aku sih betah disini Mba mau sampe kapanpun juga boleh hehe. Emang kenapa Mba?"
M : "Ya ngga papa, banyak banget tanda tangannya hehe"

Hufff jadi kepikiran, kenapa ga ambil dari awal Juli aja ya, lebih asik kayaknya. Lebih asik karena nyaman disini. Lebih seneng juga bisa bantu project-projectnya Mba Mona yang segitu banyaknya untuk dihandle 1 orang.

"This Place Feels Cozy For Me".


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Nah tadi lagi asik-asiknya belajar project lain yang dikasih Mba Mona. Muncul 1 makhluk yang dibenci sama Yoga. Jadi ceritanya pra-magang Yoga disuruh menghubungi 1 makhluk ini yang setelah identitasnya diidentifikasi didapatkan nama Bu Isna. Bu Isna ini mungkin cuma sekitar 28 tahunan lah. Masih muda. Dulu Yoga telepon dibales sih yang pertama, tapi cuma untuk nyuruh telepon lagi nantinya. Nah untuk yang kedua tiga empat lima dan berkali-kalinya + SMS juga + WA ga dibales-bales. Ga ada ngabarinnya sama sekali. Jadinya kami sendiri yang kerepotan untuk penempatan divisi dan waktu magang.

Nah tadi tuh ya Bu Isna ke biliknya Bu Anas yang duduk di depanku, kan mau cari berkas ga ketemu, terus akhirnya mereka ke tempat kami Bu Anas sih emang orang yang paling sopan dan paling ramah yang pernah aku temuin di kantor ini. Sebelum nyari dia bilang 

Bu Anas : "Misi bentar ya mas mau cari"
R+Y : "Oh iya Bu silahkan"

Eh Bu Isna sih nyelonong aja. Kita kan berdiri nungguin mereka nyari di biliknya kita. Terus Bu Anas dipanggil sama Pak Tutu. Bu Isna masih nyari-nyari. Terus dia ngacir ke bilik sebelah, kami sih tetep berdiri aja kok kan siapa tau belum, ternyata emang belum balik lagi ke bilik kita, cari-cari gitu. Pas itu ngacir lagi, ditungguin berdiri lama dia cuma lapor ke Bu Anas kalo ga ketemu terus udah aja ngacir. Setelah 1 menit nunggu yaudah kami duduk kan. Terus Bu Anas selese ngomong ama Pak Tutu, nyamperin bilik kami dan bilang

Bu Anas : "Makasih ya mas, maaf lo merepotkan tadi sampe harus berdiri segala"
R+Y : "Oh iya Bu gapapa"

Nah ini. Bu Anas aku taksir (*bukan naksir) udah kepala 4. Tapi dia masih tetap menjaga Attitudenya. Dari mulai permintaan tolong kayak permisi sampai ucapan terimakasih. Terkadang hal-hal kecil gini yang sebenernya membuat sosialisasi lebih tentram dan terlepas dari status senioritas. Coba aja kalo misal aku kepala direktur, Bu Isna gamungkin kan langsung nyelonong gitu.

"Buatku, Attitude tidak pandang status"


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Hari ini ada survey lagi tentang toilet, kali ini sama Bu Risa + Mba Mona + 1 Mas-mas gatau namanya siapa. Nah pas lagi jalan-jalan di terminal bandara Mas Alan ngaku juga dia masuk Informatika gatau apa-apa, gatau mau ngapain, cenderung salah jurusan. Akhirnya dia ngotak-ngatik sendiri hardware sampe ngerusakin 2 PC dirumah. Temen-temennya yang IPKnya bagus habis lulus malah gabisa apa-apa. Dia yang IPKnya cukup bisa apa-apa karena punya Skill yang dilatih sendiri.

Skill? Skill? Skill? Skill apa ya yang aku punya. Ngoding gabisa, Setting Router gabisa. Itulah yang aku pikirin waktu disuruh setting Access Point Router baru yang dibeli oleh Angkasapura setelah survey tadi. Nah Ceritanya aku dimintain tolong sama Mas Alan

R : "Mas udah dateng toh WiFi nya"
A : "Udah i, kamu bisa setting APnya ga?"
R : "Bisa dong mas, kaya biasa kan"
A : "Iya yaudah kamu coba settingin, terus kita lihat network coveragenya seberapa"

Balik ke bilik nemuin Yoga.
R : "Mampus gua Yo, disuruh setting AP. Cepet-cepet googling"
Y : "Ah elah Rhes aku gabisa kalo jaringan"
R : "Udah buru, mana ga konek lagi punya gua WiFinya"

Akhirnya dengan seperangkat tutorial di google, dapetlah cara untuk mengkonfigurasi AP. Untuk UniFi ternyata harus download dulu aplikasinya baru bisa di setting. Eh pas udah disetting tetep aja gabisa. Katanya unplaced router. Ah elah, maksudnya apa nih?

A : "Gimana bisa"
R : "Error i mas, aku udah ngikutin turorialnya loh"
Dan Mas Alan pun ikut coba-coba emang susah juga untuk UniFi.
A : "Ini susah ini, ga kayak TP-LINK kan langsung "
R : "Iya TP-LINK langsung tinggal nyamain IP komputer sama Router"
A : "Yaudah ini yang TP-LINK aja"

Jeder mampus aku, udah terlanjur ngomong gampang

R : "Yo, buru Yo googling setting AP di TP-LINK"
Y : "Gimana sih lu katanya gampang"
R : "Iya tapi gua lupa"

Akhirnya nemu juga sih beberapa tutor, dan tetep G A B I S A. Gabisanya di ngehubungin antara laptop dengan routernya. Di -ping Destination Host Unreachable terus, aneh. Hampir semua tutorial ampe yang dari YouTube diikutin juga tetep gitu gabisa. Ganti laptop Yoga juga gabisa. Arrrrrghhhhhh....... Aku gabisa apa-apa masa. Hiks.

Mau tanya Mas Alan tapi dianya hilang, udah jam tgh 3 lagi. Yaudah kami putuskan untuk pulang saja dan merenung di rumah masing-masing. Maafkan kami Mas Alan hehehehehehe....

"Skill > Nilai" 

Yup begitulah hari ke 14 Aku magang, banyak yang bisa diceritakan ternyata. 

Sama nambahin dikit. Punya pembimbing magang yang masih muda itu enak, jiwa mahasiswanya masih kuat. Di saat Bu Risa bilang "besok Senin kalian udah harus ini ini ini" Mba Mona malah bilang "Senin aja de, kalian weekend ngapain mikirin kerjaan kantor" YEY. Hidup Mba Mona !!!!.

Bersambung <-Klik disini untuk lanjut ke Flight berikutnya

NB : Semua nama disini disamarkan, kalo ga sengaja sama ya namanya juga ga sengaja, saya minta maap :D











Previous
Next Post »